Rabu, 28 Oktober 2009 | By: winda maharani

My Confession no. 2

hari ini, di antara kesibukan
kulihat dirimu dari kejauhan
sosokmu berkilau. cemerlang. tiada bandingan.
semakin kuamati, semakin terpukau.
jantung berdegup semakin kencang,bingung
tak tahu apa yang harus kulakukan..

kau semakin mendekat. tersenyum dan tertawa.
seakan fatamorgana, kurasa bahagia.
semua menjadi indah. hilangkan kegalauan di dalam dada.

jarakmu kian menipis, semakin dekat semakin keberanianku terkikis.
kucoba mengabaikanmu, kucoba menghindarimu.
berbalik arah dan berputar, semakin ingin kulakukan.
tapi aku bergeming, terpesona olehmu..

tatapan kita bertemu. dan bagiku, udara seakan membeku.
dengan bimbang kuingin tersenyum.
tapi apa daya, aku hanya tertegun.
memandangmu, menahan nafasku, berjibaku dengan reaksi dalam diriku.
dan akhirnya, aku hanya diam..
kau pun hanya diam.
tak ada tutur kata, tak ada sapaan.
seakan kau dan aku tak pernah sekalipun berkenalan.

bodoh. sebal. kesal. senang. bahagia. melayang
semua berebut ingin keluar.
tapi seperti biasa, aku hanya terdiam.
berusaha memandang ke depan..


7 okt '08
di tengah gerahnya kamarku
tersenyum sendiri mengingatmu
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: