Senin, 24 September 2012 | By: winda maharani

Cheating is a choice

" First time cheated is forgiven.. second time cheated is a choice.. Do you still want to give them third chance? If you ask me, I won't.."
Belakangan ini gue sering terpapar oleh yang namanya "cheating" atau "infidelity" dalam kehidupan sehari-hari gue. Baik sebagai korban, kehidupan teman-teman di sekitar atau pun dituduh menjadi pelaku atau orang ketiga.

pertanyaan yang selalu berputar dalam otak gue adalah "kenapa ya mereka bisa selingkuh?" dan "apa ya yang ada dalam benak mereka ketika memutuskan itu". gue gak akan ngomongin statistik ataupun hasil penelitian terkait dengan ini, walopun ada beberapa fakta yang memang menarik terkait dengan relationship. tapi yang amat mengugah pikiran gue adalah, "kalo itu terjadi sama elo (elo adalah korban), kira-kira lo akan kasih kesempatan ga buat pasangan lo?"

gue yang dulu mungkin akan dengan tegas menjawab "tidak" dan "buat apa". tapi setelah tau bagaimana rasanya jatuh cinta dan sayang sama seseorang, mungkin gue akan berpikir lagi untuk memberinya kesempatan kedua. karena menurut gue, seseorang yang kita sayang itu ada bersama kita bukan 1 atau 2 hari saja, tp cukup lama. ga bisa dong men-judge dan mencap dia buruk hanya karena satu waktu dimana dia melakukan hal-hal yang tak termaafkan itu. apakah seluruh kebaikan dan pengertiannya selama ini hilang begitu saja dan tidak kita jadikan pertimbangan? gue rasa ngga gitu.. so, I will give him a second chance.

di luar sana, gue tau ada cewek-cewek atau cowok-cowok yang berani mengambil risiko sekali lagi dengan menitipkan kembali hati mereka kepada pasangan yang telah mengkhianati mereka. dan gue salut karena ga semua orang bisa begitu. tapi yang amat gue sayangkan adalah, kenapa masih ada yang kembali mempertanyakan tindak tanduk pasangannya dalam periode second chance mereka itu??

"If you give them second chance, then believe it. Never look back and doubt them in the process, or you will hurt other people too"
Bagi gue, saat kalian memutuskan dengan berani untuk memberi kesempatan kedua, please please jangan kalian meragu di tengah jalan. bilangnya kasih kesempatan, tapi kepercayaan tetap kalian pertanyakan. katanya masih sayang, tapi kalian menuduh orang ketiga sebagai penyebab dan menutup mata akan perilaku pasangan. gue rasa itu sama aja kalian ga memberi kesempatan bagi pasangan kalian. kalo kalian meragukan dan tidak lagi percaya kepada pasangan, apa itu yang namanya kasih kesempatan? kalo iya, mendingan putus aja menurut gue. buang-buang waktu dan cuma jadiin diri sendiri sakit hati. segitu masokisnya kah?

all or nothing! kalo kalian kasih kesempatan, beri pasangan kepercayaan penuh sama seperti sebelum mereka mengkhianati kalian. kalo kalian rasa tidak mampu melakukannya, jangan sesumbar dan berbangga hati menyatakan bahwa kalian akan memberikan kesempatan kedua. bukan hanya menyakiti pasangan dan diri sendiri, kalian juga akan menyakiti pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam hubungan kalian..

well, itu opini gue. tentang fakta-fakta menarik mengenai perselingkuhan, komitmen, cinta dan intimate relationship, mungkin akan gue bahas lain waktu.. :D

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: