Jumat, 12 Oktober 2012 | By: winda maharani

Esensi cinta dan penghayatannya

Menurut gue esensi dari semua cinta itu adalah sama, namun yang berbeda antar individu adalah pemaknaannya. Baik cinta kepada Allah SWT, orang tua, keluarga, teman, sahabat, ataupun pasangan. Esensi atau definisi luas dari cinta itu sendiri akan sama walaupun cinta memiliki beragam variasi.


Lalu kemudian apa yang membuat cinta itu berbeda atau unik antar individu di dunia ini? Kalo menurut gue, yang berbeda itu adalah pemaknaan dari cinta itu sendiri. Penghayatan setiap individu terhadap konsep cinta itulah yang berbeda dan menyebabkan ‘cinta’ tampil dalam kisah-kisah yang unik dan berbeda.Tapi sekali lagi, cinta tampil dalam bentuk yang berbeda yaitu berbentuk kisah-kisah cinta hasil dari pengalaman individu.
 
Kalau ditarik lagi dari awal, apakah konsep cinta dapat dijelaskan dengan kata-kata? Menurut gue hal itu akan sulit untuk dilakukan. Individu akan lebih mudah menggambarkan penghayatannya atas cinta dan bukan cinta itu sendiri. Pertanyaan-pertanyaan seperti, ‘bagaimana rasanya jatuh cinta?’ atau ‘bagaimana rasanya patah hati?’, cenderung akan lebih mudah dijawab bila dibandingkan dengan pertanyaan ‘apa itu cinta?’.
 
Hampir seluruh pengetahuan dan pengertian kita tentang cinta berasal dari penghayatan subyektif mengenai cinta pada individu tersebut. Mungkin kita belum pernah merasakan yang namanya ‘sakit hati karena cinta bertepuk sebelah tangan’, namun karena kisah dari orang lain, kita jadi memiliki pengetahuan mengenai hal itu. Satu orang akan menghayati bahwa cinta bertepuk sebelah tangan lebih sakit dibandingkan diputuskan pacar. Orang lainnya mungkin akan merasakan hal yang berbeda. Lalu dimanakah letak kebenarannya?
 
Tidak akan ada yang disebut benar atau salah dalam penjelasan mengenai cinta, karena cinta begitu kompleks dan sulit untuk dijelaskan secara ilmiah. Penjelasan dan fakta-fakta yang kita ketahui mengenai cinta, semua berasal dari penghayatan subyektif individu terhadap cinta. Lalu apakah karena gue bilang cinta itu hanyalah penghayatan subyektif individu, lalu cinta itu hanya akan bisa dijelaskan dengan akal sehat saja? Apakah kita tidak bisa secara gamblang menemukan apa itu cinta dan esensinya? Ngga juga.
 
Konsep cinta yang begitu abstrak, selalu coba dijelaskan oleh manusia dari jaman dulu hingga sekarang. Penuturan mengenai penghayatan atas cinta merupakan salah satu cara yang dapat membantu individu untuk mengerti apa sebenernya cinta itu. Penghayatan dapat menjadi salah satu tools untuk menjembatani konsep cinta yang begitu abstrak menuju konsep cinta yang lebih riil dan kongkret. Bagaimana caranya menjadikan konsep cinta lebih riil dan kongkret? Tentu dengan menemukan prinsip-prinsip umum yang dapat menjelaskan apa itu cinta dan digeneralisasi pada setiap kasus cinta yang ada. Cara nemuin prinsipnya? Macem-macem tapi gak akan gue jelasin disini.
 
Makanya, kalo ingin lebih banyak mengetahui mengenai cinta melalui penghayatan cinta, alamilah cinta sebanyak dan sebebas mungkin dalam hidup ini. Siapa yang tahu, mungkin di tengah perjalanan, lo akan menemukan sendiri esensi dari cinta. Who knows?! ;D

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: