Senin, 19 November 2012 | By: winda maharani

tonite's dilemma


Cinta itu sulit dimengerti ya. Sampe umur gue yang segini, gue masih belom ngerti apa itu cinta.


Kenapa susah banget buat sekedar bilang masih sayang sama seseorang yang mungkin udah ga sayang lagi sama gue. Seseorang yang mungkin udah menghapus gue dari hidupnya. Gengsi? Takut? Malu? Mungkin beberapa hal itu adalah alesannya. Gengsi kalo harus gue yang ngungkapin duluan. Takut kalo perasaannya ga berbalas. Malu kalo ternyata dia udah punya yang lain tapi kita seolah masih berharap sama dia. There’s so many reason to say no, but I know that my heart scream yes.

Sometimes I wanna boldly and proudly say that I still love you until now. Tapi bukan berarti gue sayang sama lo saat ini dan gue mau kembali ke hubungan kita yang sebelumnya. I just wanna say that feeling, outloud to the person that always be in my heart. Tapi kayaknya banyaaak banget alesan untuk ga mengatakannya.

Kalopun akhirnya pikiran gue memenangkan pertempuran dengan hati gue, dalam artian I wont say a thing to him, its so hurts. And lonely. Sesak rasanya di dada, seakan ada yang dengan erat membungkam mulut gue yang mati-matian ingin berteriak. Tapi kalo pada akhirnya hati yang menang, I know I will regret it somehow. Such a dillemma. Bukan hal penting mungkin buat semua orang, tapi saat ini rasanya penting buat gue.

In this kind of situation, sometimes I just cry. Don’t know what to do. Don’t know what to say. Don’t know what to think. Impulsive side of me really wanna tell you everything, but the reasonable me wanna buried this things deep, so fuckin deep. And then here I am, torn between 2 choices.. which one better?? I will never know until I choose one of it..

For now, I think I will choose crying till I’m falling asleep. Just to get rid of you from my mind. Yeah, crying sounds good to me..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: