Minggu, 02 Desember 2012 | By: winda maharani

Love is not always kind


“love is not always kind”

Gue menemukan kalimat ini dalam salah satu novel (lagi) yang gue baca. I’ve taken aback for a while and I know it’s true. Cinta itu ga selamanya tampil dalam bentuk yang baik dan menyenangkan. Bahwa cinta bisa tampil dalam bentuk yang juga dinilai menakutkan dan menyakitkan bagi orang tersebut.

Gue sering membaca berbagai pendapat orang dan cukup banyak juga memikirkan hal ini. Kenapa orang bilang cinta, orang bilang sayang tapi tindakannya membuat pasangannya merasa sakit dan sedih? Bukankah cinta itu seharusnya indah dan membahagiakan? Yeah, I face the ‘supposed to be’ things again. Tapi ya kemudian gue menyadari hal itu, love is not always kind. Sometimes it just hard and harsh, sometimes it sadden you, and sometimes you just don’t get the meaning of it. Cinta itu ga selalu tampil dalam bentuknya yang menyenangkan, but it is love nonetheless.

Saat orangtua memarahi anaknya yang melakukan kesalahan, bukan berarti mereka tidak cinta. Cinta yang orangtua tersebut berikan pada anaknya tampil dalam bentuk sebuah amarah yang di dalamnya terkandung kekhawatiran anaknya akan terluka di masa depan bila tetap melakukan kesalahan tersebut. Saat seseorang memilih untuk diam dan berkata buruk agar pasangannya bisa pergi dan melupakannya, bukan berarti dia tidak cinta. Cinta yang orang tersebut berikan pada pasangannya adalah harapan agar pasangannya dapat terbebaskan dari rantai yang mengikatnya dengan dirinya agar ia bisa dengan bebas pergi mengejar pendidikannya. Lalu kemudian, apakah hal tersebut bukan salah satu bentuk dari cinta? Amarah, nagging, cemburu, tekanan, dan banyak bentuk lainnya, mungkin saja itu adalah salah satu ekspresi dari cinta.

Yes, love is not always kind. But it is love nonetheless. You will always received love from people around you, it just came in any different forms. Good day!

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: