Selasa, 08 Januari 2013 | By: winda maharani

Rindu, Jarak dan Waktu


Kau tak akan mengenal rindu bila tidak pernah terpisahkan jarak dan waktu
I read this somewhere. Lalu kemudian pertanyaan gue  muncul, apa bener begini?? Apakah rindu hanya muncul kalo 2 individu terpisahkan jarak dan waktu? Bukankah 2 orang yang tinggal di dalam rumah yang sama setiap hari, berada di satu ruangan dan tidur di tempat tidur yang sama juga dapat mengalami rindu? Padahal mereka tidak terpisahkan oleh jarak dan juga waktu. Rindu itu timbul karena adanya rasa tidak memiliki satu sama lain.

Kalo menurut gue, hal yang menyebabkan rindu itu gak hanya sesimple terpisahkan jarak dan waktu. Di satu sisi hal itu benar, tapi juga kurang tepat di sisi lain. ga hanya jarak dan waktu secara fisik tapi juga secara kognitif dan afektif. Kalo di dalam pikirannya dia merasa jauh dengan orang tersebut, walaupun ia bertemu setiap hari mungkin ia akan tetap merasa rindu. Kalo misalnya suami istri yang menikah tanpa cinta atau mengalami masalah dalam pernikahannya, mungkin mereka akan merindukan satu sama lain walaupun tiap hari bertemu. Merindukan hubungannya mereka yang dulu.

So there’s many aspect to build a feeling called miss. And I won’t even start to list it. Sometimes let your feeling decided that to you. ;)

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: