Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 22 Desember 2012 | By: Unknown

Adek sayang papa..


Daddy is a hero for his daughter. My daddy is my hero.

Kalau ditanyakan ke seorang anak, lebih sayang mana sama papa atau sama mama? Kebanyakan anak pasti akan menjawab lebih sayang mama. Saat ditanyakan alasannya, karena mama lebih perhatian dan lembut terhadap anak-anaknya. Karena mama selalu terkesan membela dan berada di pihak anaknya saat papa marah ke mereka. And that’s exactly my answer.. before all of this happened.

Gue sayang mama lebih dibanding sayang ke papa. Karena mama lebih perhatian, suka menunjukkan kasih sayang, khawatir kalo gue pulang kemaleman, sering nelpon kalo gue di kosan, sering peluk-peluk dan cium-cium gue. Papa? Hampir ga pernah. Papa jarang ngomong, papa jarang interaksi, papa jarang banget peluk atau cium malahan hampir ga pernah, papa terkesan ga peduli. Itu adalah hal yang ada di benak gue dari gue kecil sampe mama meninggal hampir 2 tahun yang lalu. Tapi sekarang pemikiran gue udah berbeda.

Setelah mama meninggal, gue bingung dan kehilangan arah. Bingung mau ngadu ke siapa, bingung mau meluk-meluk siapa, bingung tentang segala hal yang dulunya mama bisa kasihin tapi sekarang ngga bisa lagi. Jelas gue ga bisa minta hal itu ke papa yang terlihat sangat dingin dan tidak peduli ke anak-anaknya. Bahkan gue bisa loh perjalanan jakarta-depok itu ga pernah ngobrol sama sekali sama papa. Diem-dieman aja sepanjang perjalanan. Sampe segitunya ‘jarak’ yang ada di antar gue dan bokap gue. Dan dengan jarak segitu, gue masih dinilai paling deket sama papa dibanding kakak-kakak gue. Kebayang lah ya sejauh apa jarak itu terentang di antara kami. Dan ketika mama udah ga ada, ‘jarak’ ini semakin membentang diantara kami.

Tapi kemudian gue menyadari beberapa hal kecil yang ga akan pernah gue tau kalo mama udah ga ada. Hal yang gue sadari pribadi atau atas penuturan tante gue (adenya papa).
  • Saat gue pulang malem, papa ga pernah nelpon atau sms langsung, tapi dia selalu nanya ke tante gue. ‘ade udah pulang belom? Dia bilang ga mau kemana? Sama siapa?’. Papa ga pernah menanyakan langsung hal itu ke gue, tapi ternyata semua telpon-telpon mama dulu itu adalah suruhan papa.
  • Saat gue putus sampe nangis yang ga karuan, papa ga nanya dan ga menunjukkan kepedulian. Tapi dia nanya sama tante gue lagi. ‘ade kenapa? Kok dia ga pernah malem mingguan lagi? Oh emang dasar anak laki itu aja yang kurang ajar tuh. Ati-ati aja kalo mau balik lagi’. Never said anything to me, but he cares deeply.
  • Saat gue ketrima s2, papa ga terkesan senang atau menunjukkan ekspresi bahagia. Tapi ternyata kata om gue dan kata temen papa, papa selalu banggain gue yang masuk kuliah lagi S2 di UI sementara temen-temen gue susah masuknya. He never give me a praise, at least I know now, not in front of me.
  • Saat gue keterima magang dan kerja, papa stay cool aja tanpa mengeluarkan ekspresi senang. Tapi sekali lagi, dia selalu banggain gue ke keluarga gue dan membanding-bandingkan gue dengan sepupu gue yang seumuran. Never in front of me
  • Saat gue bilang ‘apa ga usah aja pap ngambil s2-nya?’, karena gue tau papa lagi sama sekali ga punya uang untuk biaya kuliah yang mahal ini. Tapi papa dengan tenangnya bilang, ‘udah ade ujian aja dulu, kalo lulus papa pasti akan cariin uangnya’. Dan gue tau betapa papa susah ngusahain bayar uang pangkal dan cicilan awal ini.
  • Gue diajarkan oleh mama untuk jangan meminta apa-apa dari papa, kalo emang bisa mengusahakannya sendiri. Tapi ternyata tanpa gue sadari, papa jadi merasa ga dibutuhkan lagi oleh anak-anaknya.
  • Papa ga pernah ngomong panjang lebar ke gue, ga pernah nunjukkin kasih sayangnya secara eksplisit ke gue. Tapi semua orang di sekeliling gue bilang, papa paling sayang sama gue diantara anak-anaknya. Semua yang gue omongin dan semua yang gue minta, papa pasti kasih. Dan gue hanya ga menyadari itu.
  • Saat gue memutuskan ga pulang ke rumah dari kosan, papa ga sms dan ga nelpon gue. Tapi papa ternyata nanyain hal yang sama ke tante gue dan abang gue, setiap hari. ‘ade ga pulang ya?’. Mereka bilang papa kangen sama gue kalo gue ga pulang. But he didn’t say anything to me.
  • Di hari ulang tahun gue, sampe jam 3 sore papa belum ngucapin selamat ulang tahun ke gue. Tapi begitu dia ngucapin, isinya menohok hati gue. ‘iya, sekarang kan cuma ade yang papa punya. Uwan dan pipi udah ada yang lebih sayang’. Ternyata tanpa gue sadari, papa itu kesepian sejak ga ada mama walaupun dia ga nunjukkin itu sama sekali.

Terkadang kasih sayang yang tak terlihat dengan jelas itu dianggap ga ada oleh kita, seperti halnya gue dan papa. Hanya karena papa ga nunjukkin kasih sayangnya secara eksplisit, lalu kemudian gue ga menganggap bahwa papa sayang sama gue. Tapi ternyata, papa sayang sama gue, papa kangen kalo gue ga pulang, papa kesepian kalo gue ga ada. I’m take it for granted all of papa’s love to me. Padahal papa juga butuh kasih sayang yang sama dari gue ke papa.

Seorang ayah itu bentuk ekspresi cintanya memang berbeda dengan ibu, yang terkadang bahkan anaknya sendiri tidak merasakan hal itu. Tapi seorang ayah pasti sangat sayang sama anak-anaknya. Just like papa did to me. Tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Tidak diungkapkan lewat kata, bukan berarti tidak berbicara. Tidak bertanya bukan berarti tidak memikirkannya. Cinta seorang ayah adalah cinta yang terlihat lewat tindakannya dan jarang lewat perkataannya. Cinta seorang ayah dapat tergambar dari nada bicara dan sorot matanya dan bukan konten pembicaraannya. Cinta seorang ayah, pasti sama besar dan berartinya seperti cinta seorang ibu. Seorang ayah, juga ingin dicintai anaknya sebagaimana mereka mencintai ibu mereka.

At this moment, I truly realized that my father loves me so much, just like I love him so very much. Salah satu kalimat tentang ayah yang gue suka ada di foto-foto yang di tumblr..

Dear daddy,
No matter where I go in life, who I get married to, how much time I spend with guys, how much I love my boyfriend, you’ll always be my number one man

Sincerely,

Your little girl

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 18 Desember 2012 | By: Unknown

Happy Birthday, myself!


18 Desember 2012. Yep today is my birthday, one of my favorite day in a year. Pagi ini gue terbangun dan mengucapkan “alhamdulillah” kepada Allah SWT karena mempertemukan gue dengan umur yang ke 23 ini. Lalu gue mengaca dan bertanya pada diri gue sendiri, apa sih yang berubah di umur gue yang ke 23 ini? Secara fisik, pikiran, perasaan, dan mental?

Secara fisik menurut gue ga banyak yang berubah dari tubuh gue. Ga tambah tinggi, ga bertambah mancung idung gue, ga ada keriputnya kok (alhamdulillah, hahaha), ga berubah banyaklah penampilan gue ini. Yah mungkin beberapa kilo yang nambah disana-sini dan jerawat yang bermunculan sama kulit yang terbakar matahari itu adalah perubahan dari sisi fisik gue. Selebihnya, ga terlalu jelas terlihat sih ya.

Pikiran dan perasaan ama mental? Ini juga masih ga terlalu jelas kayaknya sih. Perasaan dan sifat gue masih kayak gue yang dulu, belom juga dewasa menurut gue. Masih temperamental, masih suka kesel dan marah atas hal-hal ga penting, masih bocah bangetlah. Kerasa kepalanya gue masih sama, mood swing-nya gue masih juga ada, susahnya nyekolahin ekspresi gue kalo ga suka juga masih ada. Jadi apa ya yang berubah dari diri gue di sisi ini? Mungkin kalo dari pikiran, gue ga lagi memandang suatu hal se-naif gue yang dulu. Gue ga lagi dengan mudahnya melabeli ini itu dan menilai ini itu. Gue mulai tau apa yang penting dan ga penting buat gue, apa yang gue suka dan ga suka, dan apa yang membuat gue nyaman dan ga nyaman. Gue juga udah mulai berusaha menyenangkan diri gue sendiri dan menyadari value-value dalam diri gue. But overall, gue ga terlalu banyak berubah deh rasanya. Masih gue yang bocah banget ini..

Tapi hari ini gue nerima banyak ucapan selamat ulang tahun dan doa-doa yang menyertainya. Isinya berubah jauh dari ucapan dan doa yang gue terima tahun lalu. Yah secara signifikan emang ada yang berubah dari hidup gue. 18 desember 2010, masih ada mama di samping gue. 18 desember 2011, ada orang yang berarti di samping gue. 18 desember 2012? Begitu banyak hal yang bisa berubah hanya dalam hitungan 1 tahun saja. Tapi gue berusaha mensyukuri apa yang gue miliki saat ini.

Pagi ini pintu kamar diketok dan anak-anak kosan gue masuk bawa “kue tanpa lilin” (baca: nasi uduk pake telor) buat gue sambil nyanyiin happy bday. Quite a surprise, cause I really didn’t expect it. Makasih ya buat nana, dina, dana, mira dan cika. ;)

Terus sorenya, gue dapet surprise lagi dari temen gue yang lain. abis nonton the hobbit di margo, tiba-tiba dikasih kue tiramisu (kali ini pake lilin, hehe) dan yogurt di foodcourt-nya margo. This time, I really didn’t expect it!! Bener-bener ga nyangka dan ga ngira. But I liked it so much, hehehe. Makasih ya buat nene, geby dan bona. ;)

But the greatest bday greetings comes from my dad, and I crying when I read his text. Papa ngasih gue ucapan selamat ulang tahun khas orangtua, dengan doa supaya lulus tepat waktu, punya ilmu yang berguna buat orang banyak dan jadi anak yang solehah buat mama dan papa. Papa juga bilang untuk terus doain mama dan jangan lupa solat karena itu cara berterima kasih sama ALLAH SWT. Gue menjawab sms itu dan bilang ke papa untuk terus doain gue biar gue bisa jadi anak yang solehah dan banggain mama dan papa. And his reply really made me cried (dan gue lagi di margo saat itu, sambil nahan tangis biar ga tumpah). Mungkin kalo orang lain baca, biasa aja isinya. Tapi karena gue tau bokap gue kayak apa, mungkin ini adalah salah satu ekspresi dia yang jarang diperlihatkan terutama ke anak-anaknya, bahwa dia kesepian. He replied

“ya dek, papa cuma punya adek aja sekarang karena uwan (baca: abang gue) dan pipi (baca: kaka cewek gue) udah ada yang lebih sayang lagi sama mereka (kedua kakak gue udah nikah). Jangan lupa doain mama ya setiap abis solat, soalnya cuma doa ade yang diterima mama disana”

I cried a lot now when I wrote this post. Ga tau harus ngomong apa ke papa dan ga tau harus bereaksi apa. Fakta yang gue tau saat ini adalah gue sayang banget sama keluarga gue, sama mama dan papa, sama uwan dan pipi juga halati. Lalu gue berjanji sama diri gue sendiri, I will give my all to all of them. I will make them proud and happy. They are my greatest strengh when I’m weak. They hold and hug me when I’m lost. They love me with whatever my choice and attitude. I love you! I love you so much, pap..

So, this is my greatest day ever! Ever.. makasih ya semuanya udah membuat hari ini menjadi hari yang semakin berarti buat gue. Buat semua yang udah ngucapin dan doain, maaf ga bisa disebutin satu-satu, tapi makasiiiih banyak buat doanya. I’m starting my new life (again)..

Even google saying a happy bday to me :D *grin*


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 08 November 2012 | By: Unknown

Happy Birthday, Mom!

6 November 2012. One of my precious day, now and then maybe forever. Yes, yesterday was my dear mom’s birthday. (well, also my cousins ‘dek Tika and my brother-in-law Aa Dhika).

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Minggu, 15 Januari 2012 | By: Unknown

For the person I love the most

Surat ini gue tujukan untuk seorang terkasih yang sudah pergi meninggalkan gue tahun lalu. Yes, my beloved mom..


Terlalu banyak kata dan aksi yang ingin kuperbuat untuk ibuku tercinta, namun tak berdaya karena takdir mengisahkan hal yang lain. Terlalu banyak penyesalan dalam dada yang tak bisa dicurahkan dengan cara apapun. Penyesalan yang kemudian menggerogoti hatiku perlahan-lahan.


Bulan itu, saat aku menatap pilu pada kertas hasil pemeriksaan dokter dan membaca 2 huruf kecil yang tak berdosa itu, duniaku berubah drastis. Harus mengetahui bahwa orang yang paling kusayang di dunia ini harus berjuang melawan penyakit itu. Dalam hati aku terus membatin, kenapa ini harus terjadi pada ibuku yang paling kusayang. Dalam hati aku berjanji akan lebih banyak memperhatikanmu, menjagamu, menyayangimu, dan mencintaimu lebih dalam mom.


Tapi apalah daya, aku hanyalah manusia biasa yang tak lupus dari kesalahan. Seiring berjalannya waktu, aku malah mengabaikanmu, malas untuk mengurusimu, dan mengeluh ketika mendengarmu mom.. betapa berdosanya aku, betapa durhakanya aku padamu mom..


7 Januari 2011, mama telah pergi. Dipanggil kembali oleh sang Pencipta untuk kembali duduk disampingnya dalam alam yang terindah, surga. Tapi ma, disini ade terbelit dalam penyesalan yang teramat dalam, hingga ade hampir tiba di suatu titik dimana ade tak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk menebusnya. Masa-masa gelap dalam hidup ade ketika lentera penerang jalan itu telah hilang bersamaan dengan kepergian mama. 


Terbelit dalam penyesalan dan berkata kenapa ade ga melakukan ini, kenapa ade ga melakukan itu, kenapa ade dulu bersikap seperti itu sama mama, mengapa ade dulu pernah merasakan marah dan kesal pada kondisi mama. Ade bener-bener bukan anak yang baik buat mama. Ade ga pernah mendukung mama ketika mama paling membutuhkan dukungan. Persetanlah dengan segala pendidikan psikologi di universitas terkenal ini. Apalah gunanya ketika tak ada satupun yang pernah ade gunakan untuk meringankan beban mama. Ade menyesal, karena ade tau ade belum menjadi anak terbaik buat mama, anak yang bisa mama banggain. Anak yang bisa bentu mama ketika sedang membutuhkan. Ade harus terima kenyataan, bahwa ade bukan anak itu. Titik.


Sekarang, setahun kehidupan ade tanpa mama telah berlalu. Tapi setiap kata ‘mamaku’ itu terucap, ade tetap harus sekuat tenaga mengendalikan diri agar tidak menangis. Maybe outside, people will see me as tough person.. Tapi siapa sih yang bisa tegar ketika kehilangan orang yang paling disayang? Siapa sih yang bisa merasa tegar ketika masih berhutang beribu penyesalan pada orang tercinta yang sudah meninggalkannya?


Dalam hati ini, ade rapuh ma. I’m not strong, I just pretending to be strong. I still need you and will always need you mom.. Life is happier when I’m with you. Life is easier when you’re around. I’m tougher cause I know you will always there standing next to me. I feel like everything will gonna be alright when you there embrace me with your love, mom..


Untuk kali ini, ade hanya bisa bilang maaf karena belum bisa jadi anak yang terbaik, anak yang bisa mama banggain, anak yang bisa meringankan mama di akhirat sana. Tapi untuk sekarang ade berjanji dengan seluruh hati dan jiwa, I will be the best daughter u ever had, mom..


Are you happy there dear mom? Are you playing along with angels there mom? They will love you, of course. Just like I always love you.. I miss you so bad, it’s hurts dear mom. I really wish that you were here, now, when I’m down. I really wish that you can hug me tight now and tell me that’s everything will turn up okay.. I really miss you, mom..



I’m sitting at my room, crying out loud when I remember you and finally write this letter



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 26 Mei 2011 | By: Unknown

my gratitudes to all of you

ini semua dalah ucapan terima kasih gue buat semua orang dalam hidup gue yang udah membantu gue selama ini dan selama pembuatan skripsi gue.. check it out!
Alhamdulillahirabbilalamin. Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak rahmat, anugerah dan ridho-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik-baiknya. Saya sangat menyadari bahwa skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa bantuan, dukungan, dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada:
1.        Sherly Saragih Turnip, S.Psi., M.Phil. dan Fitri Fausiah M.Psi., M.Phil., selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengarahkan serta memberi dukungan yang sangat besar pada saya selama proses penyusunan skripsi ini hingga kini menjadi sebuah karya ilmiah yang sempurna.
2.        Ayah saya tercinta Muhammad Rivai, abang saya Azhar Rahim Rivai, kakak saya Selvia Natasya dan juga tante saya tercinta Mila, yang selalu memberi kekuatan dalam doa serta dukungannya yang tidak pernah berhenti, terutama saat menjalani masa-masa sulit itu.
3.        Ibunda saya tercinta Lestari Windie Hadiyani, atas seluruh pengorbanan yang telah diberikan untuk saya. Untuk semua tawa, pelukan, kasih sayang yang telah diberikannya kepada saya sejak dalam kandungan hingga Januari 2011 ini. “Maafin ade ya mam. Mama belom sempet liat ade wisuda. Semoga mama tenang disana. I will always love you forever”
4.        Fivi Nurwianti, S.Psi., M.Si., selaku pembimbing akademik penulis, yang senantiasa memberi arahan dan dukungan selama penulis menjalani empat tahun masa perkuliahan.
5.        Indah Sari H, M.Psi. dan Nathanael Sumampouw, M.Psi, selaku tim dosen pembimbing payung penelitian Kesehatan Mental Mahasiswa UI 2, yang selalu memberi semangat serta dukungan pada saya untuk menyelesaikan skripsi ini.
6.        Temen-temen payungku tersayang Priescha Maishella, Annisa Rahmalia, Eka Chairunnisa, Chitra Annisya, Aisyah Herni, dan Rahel Oktarina, atas bantuan, semangat, dukungan dan hari-hari penyusunan skripsi yang sangat menyenangkan yang diberikan untuk saya dari awal payung ini terbentuk hingga sekarang

7.        SDDKD-ers Yovie Syafitri, Dana Melisa, Pradina, Sandra Lukita Sari, Viega Namira, Indriani Isabella, Vitha Rustyany, Dian Khairunnisa, Anna Apriliana, yang telah jadi sahabat buat saya, tempat untuk berbagi tangis dan tawa. Terima kasih telah menjadi cahaya yang menuntun saya di kala masa-masa gelap itu, thank to all of you simply because all of you just being yourself :)
8.        Ristiana Istiqomah, Ika Nurfitriani, Marina Siregar, partner saya Lunardi Ramli, BEM CINTA 2009, keluarga kesayanganku BEM PRIMA 2010, SIGMA GOKIL, SIGMA ERE*TION (Diah Wahyu U, Putra Nugraha, M. Akbar 'abay', Stefan Nicolaas) serta teman-teman angkatan PSIKOJOY lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu, atas segala bantuan dan semangat yang pernah diberikan untuk penulis.
9.        Temen-temen Magang Merpati Ceria, Chandradewi K, Eva Riyani Yasir, Cyindi Andari Agmer, Resti Yandhani, Ridwan Malik,  Erlinda Perdana, Rizkiana Shadewi, Saharia Nurarini, Abirul Trison dan Rumingraras yang telah menjadi sahabat, sekaligus rekan kerja yang mewarnai hari-hari saya selama bermagang ria. 

10. Untuk Divisi Aviation Safety, Security and Quality PT. MNA yang telah memberikan saya banyak pengalaman dan pelajaran berharga selama 3 bulan masa saya bekerja.

Saya berharap Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah mendukung dan membantu saya selama ini. Semoga skripsi ini dapat membawa manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Depok, Mei 2011



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 28 Januari 2011 | By: Unknown

I'm Lost Without You, Mom..

In this 7 January 2011, i've lost someone i love the most in this whole world, my mom.. i can't even describe what i felt in that moment, no up till this moment.. i still don't know what kind of feeling i feel now..

i'm not used to not having her around my life.. my dad said that my mom is "THE LIGHT" in our life.. and i can't be agree more than that.. it still hard to write this post with my eyes  wet with tears.. it still hard to even remember little thing she used to do..

and i now realize the true meaning of phrase " i'm lost without you".. cause now i truly felt it. don't know what to do next, don't know what to say, i'm lost in my very own life.. 

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

(Two) Letter of Love


Happy belated birthday bro.. 
Hope Allah give u the best things in ur life.. 
Even though mom not here anymore to celebrate ur birthday, just remember that I always be by ur side and papa too..
U still have us, so be grateful to Allah today.. 
Allah knows that u are strong enough to live without mom now.. 
He never gives us an obstacle that we can't get through.. 
So, alhamdulillah we still can celebrate ur 27th birthday.. 
Happy birthdaaayyy *\(»'⌣'«)/*


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 26 Oktober 2010 | By: Unknown

Another Old Poetry

aku ingin pulang, demi mendapatkan ketenangan
aku ingin pulang, dengan alasan kerinduan
aku ingin bercerita, demi mendapatkan keberanian
aku rindu pulang, agar aku mendapatkan harapan

ku pulang dengan badan letih, wajah kuyu
ku pulang dengan hati dan jiwa hancur
ku pulang berharap kau disana memperhatikan
ku pulang berharap kau ada dan memberi kasih sayang

aku butuh engkau..
aku butuh pulang..

tapi.. hatiku semakin hancur
tapi diriku seakan melebur
tapi jiwaku seakan bertabrakan dan bertempur
melihat keadaanmu yang begitu hancur

aku terdesak.. aku berteriak
aku terpojok.. jiwaku seakan ditohok
hatiku bagaikan ditonjok
aku bertahan.. walau tak kuasa melawan

aku tak tega.. tapi aku tak kuasa
aku mengangis.. mengangisi ketakberdayaan
aku bersimpuh, karena tak kuasa menahan
aku tahu ini salah.. aku tahu aku salah
seharusnya aku tidak begini..
seharusnya aku tidak begini..

terduduk dan terdiam disini
hanya bisa meratapi
tanpa bisa menjaga diri..

aku ingin menjagamu.. aku ingin melindungimu
aku ingin kau tersenyum.. aku ingin kau tertawa
aku ingin kau bahagia..

aku sungguh tak ingin ini
aku tak ingin melihatmu begini
dirimu adalah duniaku.. hidupmu adalah surgaku
aku bahkan tak bisa mengungkapkannya dengan kata
air mata, ekspresi cinta untukmu
aku ingin kau tahu.. aku ingin kau tahu

kaulah hidupku, kaulah surgaku
kaulah pelita dalam hatiku
kau kusayang, kau kucinta
dengan segenap jiwa dan raga
mama..
ade sayang sama mama..


in a moment when i felt like a loser
can do nothing for someone i really loved
just crying, and write this thing
( hope my feeling can cure ur pain, mom )

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 12 Oktober 2010 | By: Unknown

tangis - one drop of tears

lately, i've been crying a lot.. this couple of month, i thought i've been crying till my last drop of tears.. but, i wrong..

tadi malam gue kembali menangis sepuas-puasnya hingga dada ini terasa sesak, hingga napas ini tidak lagi dapat dihirup.. gue hanya diam, memandang dengan pandangan kosong. dan gak kerasa, tanpa harus dikomando, air mata gue jatuh menetes.. tak ada alasan pasti dibalik tangisan kali itu..

malam itu, Allah seolah-olah membimbingku dalam sepi.. hari itu gue memutuskan untuk pulang ke rumah.. dorongan itu terasa amat kuat dan gue gak menghiraukan hambatan gue untuk pulang.. hingga malam, perasaan itu makin berkecamuk dalam hati.. dan akhirnya sekitar jam 01.30. kucing gue si Cureng menghembuskan napas terakhirnya.. gue melihat ekspresi kesakitan yang dia rasa, dia memuntahkan seluruh isi perutnya, hingga akhirnya gue melihat dia meregang nyawa..

malam itu juga, gue dan abang gue mengubur cureng di kebun samping rumah.. saat dia dibaringkan di dalam tanah, gue menengadahkan kepala.. dan Subhanallah, Allah memberikan dia pemandangan yang indah, hamparan langit penuh bintang yang berkerlap-kerlip yang bisa dia lihat dari tempatnya berbaring... dan jujur aja, saat harus menutupnya dengan tanah, gue ngerasa amat sangat sedih dan kehilangan.. mungkin tak akan ada kata yang mampu menggambarkan perasaan gue saat itu..

saat gue mulai memejamkan mata, lagi-lagi air mata ini jatuh dan mangalir lepas dari dalam hati terdalam.. bukan, mungkin bukan menangisi kucingku sayang yang sudah pergi dengan tenang.. tapi menangisi hikmah yang kudapat dari kejadian malam itu.. Allah SWT bisa mengambil mahkluknya kapan saja dengan cara yang tidak akan terduga..

saat itu gue tersadar penuh, gue gak menghargai apa yang gue miliki dan gue gak menyayangi apa yang gue miliki.. ketika Allah mengambil kembali segala titipan itu, barulah kita manusia merasa kehilangan.. jujur aja sebelumnya gue ga terlalu menyayangi cureng.. ketika dia udah pergi, rasa kehilangan dan kesedihan dalam dada ini membuncah keluar tak terbendung lagi.. dia baru seekor kucing, bagaimana bila yang diambil kembali oleh Allah adalah orang yang paling kusayangi di dunia ini.. akan seperti apa reaksiku nanti? mungkin hati ini tak bisa berfungsi kembali karena ikut terkubur bersamanya.. 

Innalillahi wa innaillaihi ra'jiuuunn.. hanyalah kepada Allah segalanya kembali..

Air mata yang telah jatuh
Membasahi bumi
Takkan sanggup menghapus penyesalan
Penyesalan yang kini ada
Jadi tak berarti
Kar'na waktu yang bengis terus pergi

Menangislah bila harus menangis
Karena kita semua manusia
Manusia bisa terluka
Manusia pasti menangis
Dan manusia pun bisa mengambil hikmah

Di balik segala duka
Tersimpan hikmah
Yang bisa kita petik pelajaran
Di balik segala suka
Tersimpan hikmah
Yang kan mungkin bisa jadi cobaan

lagu oleh dewa 19 - air mata

* menulis ini sambil terus menerus air mata ini membasahi pipi..*

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Farewell my beloved..


Ini malam yang sungguh kelabu bagiku
Kulihat kamu merintih dan menangis menahan sakitmu
Andai ada yang bisa kulakukan untukmu
Sekedar meringankan bebanmu itu

Namun ternyata Tuhan berkehendak lain
Malam ini kamu dipanggil untuk segera bermain di surga-Nya
Malam ini, kamu kembali ke pangkuan penciptamu
Kembali dalam kehidupan penuh sukacita

Tidur ya sayangku
Tidur yang nyenyak malam ini
Aku hanya bisa memberikan tempat ini
Biar kamu tidur di bawah langit yang berbintang

Kenangan tentangmu akan selalu hidup dalam hatiku
Kelincahanmu akan selalu kurindu
Akan selalu kuingat dirimu lewat mata anak-anakmu
Makasih udah nemenin hari-hariku
Walaupun singkat, tapi tetap ada kamu di hatiku

Tidur ya sayang
Tidur yang nyenyak beratapkan langit berbintang
Aku sayang kamu Cureng

12 okt 2010
Umur kamu cuma setahun beberapa bulan saja, tapi udah nemenin aku selama ini.. 
selamat jalan kucingku sayang

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 07 Oktober 2010 | By: Unknown

I stop and perceive myself closely

lately, i caught myself felt guilty about many things in every aspects of my life..

banyak hal dalam hidup gue yang gue rasakan berubah.. itu membuat seluruh prioritas gue berubah.. hidup gue lagi kacau-kacaunya.. hal ini membuat persepsi gue tentang hidup gue berubah..

gue mencoba untuk menyeimbangkan semua aspek dalam hidup gue.. i tried my best to did it.. but now i know that i failed, completely.. bukannya seimbang, semuanya malah setengah-setengah untuk gue kerjain.. kacau, gila, hancur.. i'm a mess, my life now is a mess..

dan gue sekarang terperangkap dalam rasa bersalah.. gue tau harusnya gue gak berkubang dalam rasa ini, tapi.. gue bener-bener gak tau harus apa..

hhhh... sumpah gue kacau banget.. sumpah perasaan gue ga karuan.. sumpah bahkan hal ini sulit gue jelaskan dengan kata-kata..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 08 Januari 2010 | By: Unknown

My SIGMA GOKIL Family.. 1st Meet


Waa,, sudah tahun 2010 ajah.. gak kerasa udah 1 tahun kerja bareng keluarga tergokil yang pernah gue temuin.. SIGMA alias seni, rekreasi n olahraga bersama ini adalah keluarga teroke yang pernah gue dapet di suatu organisasi.. terlepas dari BEM Cinta sendiri ya, tapi kalian tuh oke banget guys..


Pertama kali kita ketemu tuh kalo gak salah bulan januari akhir, walaupun gue lupa tanggalnya. Disana gue ketemu keluarga baru gue untuk 1 tahun ke depan, ada AJ, Charma, Achie, Tazki, n juga Alky.. Karena rata-rata anak SIGMA itu angkatan 2007, gue baru berkenalan lagi ma Achie n Alky.. Nambah temen baru lagi deyh gue, hehehe..


1st impression when we met,, (berhubung gue yang paling telat detengnya, hihihi):
-  Achie: jujur aja nih yaa, gue gak tau kalo ini bocah angkatan 2008. pertama kali gue kira, lo anak 2006 yang gue gak pernah tau. ahahaha.. Abisnya si Alky kayak udah kenal banget gitu lhoo, kan gue jadi heran
- Alky: well, ini sebenernya bukan pertama kali gue kerja bareng ni orang, tapi kayaknya dia lupa sama gue. Yah wajar juga lah, gue kan gak menonjol walaupun udah ikut banyak kepanitiaan. Dulu gue pernah kerja bareng di PMB 2008 di bidang transperlap.. so, gue gak mengekspektasikan yang berlebihan lah
- AJ, Charma, n Tazki :  ketiga orang ini sama-sama angkatan 2007, jadi gue udah kenal deyh. Yah walopun mungkin gak kenal banget, tapi kalo cuma nama n muka mah, udah cukup familiar deyh.. Mereka bertiga beda peer grup ma gue, jadi gak terlalu kenal tapi bukannya gak kenal juga.. track record mereka di kepanitiaan cukup 'wah', so gue gak heran kalo mereka masuk BEM..

Yang perlu banget kalian tau nih guys, gue sesungguhnya masih mempertanyakan apakah gue layak masuk di BEM apalagi di SIGMA.. Karena setau gue SIGMA tuh wilayah strategis untuk semua proker besar BEM, sebut aja Psygames & Psyart,  Piastro,  Psycamp,  dll.. Dan gue dengan kemampuan dan kapasitas seperti ini, apakah mampu di SIGMA??  walaupun udah lolos wawancara, entah kenapa gue masih aja ragu.. (ini nih,, gue masih aja feeling insecure all the time..).. Hahahaha, tapi toh akhirnya gue coba juga..

mulailah kita menyusun proker-proker, rapat dari pagi sampe malem (rekor tuh rapat 10 jam, dari jam 10 mpe jam 8 mlm),  rapat berhari-hari dan akhirnya VOILA,, jadi deh tuh proker.. Tinggal menunggu hasil raker n ratup ajah..


hmm hmm hmm,, really nice being there guys.. i love the atmosfer, love our jokes, love our similarity, love it all.. i really lucky have been there n join you all..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO