Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Desember 2012 | By: Unknown

Happy Birthday, myself!


18 Desember 2012. Yep today is my birthday, one of my favorite day in a year. Pagi ini gue terbangun dan mengucapkan “alhamdulillah” kepada Allah SWT karena mempertemukan gue dengan umur yang ke 23 ini. Lalu gue mengaca dan bertanya pada diri gue sendiri, apa sih yang berubah di umur gue yang ke 23 ini? Secara fisik, pikiran, perasaan, dan mental?

Secara fisik menurut gue ga banyak yang berubah dari tubuh gue. Ga tambah tinggi, ga bertambah mancung idung gue, ga ada keriputnya kok (alhamdulillah, hahaha), ga berubah banyaklah penampilan gue ini. Yah mungkin beberapa kilo yang nambah disana-sini dan jerawat yang bermunculan sama kulit yang terbakar matahari itu adalah perubahan dari sisi fisik gue. Selebihnya, ga terlalu jelas terlihat sih ya.

Pikiran dan perasaan ama mental? Ini juga masih ga terlalu jelas kayaknya sih. Perasaan dan sifat gue masih kayak gue yang dulu, belom juga dewasa menurut gue. Masih temperamental, masih suka kesel dan marah atas hal-hal ga penting, masih bocah bangetlah. Kerasa kepalanya gue masih sama, mood swing-nya gue masih juga ada, susahnya nyekolahin ekspresi gue kalo ga suka juga masih ada. Jadi apa ya yang berubah dari diri gue di sisi ini? Mungkin kalo dari pikiran, gue ga lagi memandang suatu hal se-naif gue yang dulu. Gue ga lagi dengan mudahnya melabeli ini itu dan menilai ini itu. Gue mulai tau apa yang penting dan ga penting buat gue, apa yang gue suka dan ga suka, dan apa yang membuat gue nyaman dan ga nyaman. Gue juga udah mulai berusaha menyenangkan diri gue sendiri dan menyadari value-value dalam diri gue. But overall, gue ga terlalu banyak berubah deh rasanya. Masih gue yang bocah banget ini..

Tapi hari ini gue nerima banyak ucapan selamat ulang tahun dan doa-doa yang menyertainya. Isinya berubah jauh dari ucapan dan doa yang gue terima tahun lalu. Yah secara signifikan emang ada yang berubah dari hidup gue. 18 desember 2010, masih ada mama di samping gue. 18 desember 2011, ada orang yang berarti di samping gue. 18 desember 2012? Begitu banyak hal yang bisa berubah hanya dalam hitungan 1 tahun saja. Tapi gue berusaha mensyukuri apa yang gue miliki saat ini.

Pagi ini pintu kamar diketok dan anak-anak kosan gue masuk bawa “kue tanpa lilin” (baca: nasi uduk pake telor) buat gue sambil nyanyiin happy bday. Quite a surprise, cause I really didn’t expect it. Makasih ya buat nana, dina, dana, mira dan cika. ;)

Terus sorenya, gue dapet surprise lagi dari temen gue yang lain. abis nonton the hobbit di margo, tiba-tiba dikasih kue tiramisu (kali ini pake lilin, hehe) dan yogurt di foodcourt-nya margo. This time, I really didn’t expect it!! Bener-bener ga nyangka dan ga ngira. But I liked it so much, hehehe. Makasih ya buat nene, geby dan bona. ;)

But the greatest bday greetings comes from my dad, and I crying when I read his text. Papa ngasih gue ucapan selamat ulang tahun khas orangtua, dengan doa supaya lulus tepat waktu, punya ilmu yang berguna buat orang banyak dan jadi anak yang solehah buat mama dan papa. Papa juga bilang untuk terus doain mama dan jangan lupa solat karena itu cara berterima kasih sama ALLAH SWT. Gue menjawab sms itu dan bilang ke papa untuk terus doain gue biar gue bisa jadi anak yang solehah dan banggain mama dan papa. And his reply really made me cried (dan gue lagi di margo saat itu, sambil nahan tangis biar ga tumpah). Mungkin kalo orang lain baca, biasa aja isinya. Tapi karena gue tau bokap gue kayak apa, mungkin ini adalah salah satu ekspresi dia yang jarang diperlihatkan terutama ke anak-anaknya, bahwa dia kesepian. He replied

“ya dek, papa cuma punya adek aja sekarang karena uwan (baca: abang gue) dan pipi (baca: kaka cewek gue) udah ada yang lebih sayang lagi sama mereka (kedua kakak gue udah nikah). Jangan lupa doain mama ya setiap abis solat, soalnya cuma doa ade yang diterima mama disana”

I cried a lot now when I wrote this post. Ga tau harus ngomong apa ke papa dan ga tau harus bereaksi apa. Fakta yang gue tau saat ini adalah gue sayang banget sama keluarga gue, sama mama dan papa, sama uwan dan pipi juga halati. Lalu gue berjanji sama diri gue sendiri, I will give my all to all of them. I will make them proud and happy. They are my greatest strengh when I’m weak. They hold and hug me when I’m lost. They love me with whatever my choice and attitude. I love you! I love you so much, pap..

So, this is my greatest day ever! Ever.. makasih ya semuanya udah membuat hari ini menjadi hari yang semakin berarti buat gue. Buat semua yang udah ngucapin dan doain, maaf ga bisa disebutin satu-satu, tapi makasiiiih banyak buat doanya. I’m starting my new life (again)..

Even google saying a happy bday to me :D *grin*


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 13 Desember 2012 | By: Unknown

Done labelling someone as best friends


“I’m done labelling people as my bestfriends. It’s a rare thing that doesn’t happened everyday to everyone. You invest many things in that relationship, not only based on proximity. At least, not in my world.”
Beberapa waktu yang lalu gue ngobrolin hal ini dengan salah seorang teman gue tentang topik ini, and somehow temen gue cukup setuju dengan gue. Temen gue menganggap bahwa ‘best friends’ itu ga ada, paling ngga hal itu not exist in her world. Gue mungkin ga akan sepesimis itu dalam menanggapi hal ini. Tapi gue cukup merasa bahwa dalam 23 tahun hidup gue ini, hanya ada 2 orang yang bisa gue sebut sahabat sampe saat ini. Dan mereka adalah sahabat gue ketika gue SMP.

Semasa SMA, gue ga punya orang yang bisa gue anggap sahabat. Gue berteman ya berteman aja. Bisa dibilang peerless. Gue deket dengan siapapun yang saat itu duduk sebangku ama gue, sekelas ama gue, satu ekskul ama gue, atau siapapunlah temen-temen gue ketika SMA. Tapi sahabat? Gue ga berani memberi label itu pada satu pun orang di masa itu. But I’m ok with that kind of life. Ga ada setitik pun rasa lonely atau sedih atas pilihan peerless itu. Saat SMA, gue rasa itu pilihan yang cukup cocok.

Ketika kuliah beda lagi. Kehidupan perkuliahan di kampus tercinta ini terutama di fakultas yang katanya memanusiakan manusia ini, nuansa peer itu sangat kental. Mungkin didukung juga karena mayoritas penduduknya adalah cewek yang notabene senang berinteraksi secara sosial dan dalam jumlah yang cukup masif. Selain itu gue rasa karena banyaknya tugas kelompok, seara tidak sadar elo akan mengelompokkan diri dan mencari orang-orang yang nyaman buat elo saat nugas ataupun bergaul. Ga dapat dipungkiri kalo temen kelompok akhirnya kemudian jadi temen main and vice versa.

Makanya ketika kuliah gue punya peer yang cukup besar, 12 orang. Biasanya terbagi 2 dalam kelas-kelas yang dipilih ataupun kelompok-kelompok tugas kuliah. Dan betapa naifnya gue adalah disini gue masih berani melabeli mereka dengan sebutan ‘sahabat’. Memang ga mungkin gue akan deket dengan ke 11 orang ini secara bersamaan. Ada beberapa orang yang gue akui cukup deket sama gue hingga gue berani menceritakan beberapa hal yang ga gue ceritain ke temen gue yang lain. Gue memutuskan berbagi tentang kehidupan gue itu karena gue menganggap mereka adalah sahabat gue.

But then, I just realized that I’m so naïve. Sebuah bayangan di dalam kepala gue mengenai sahabat seakan begitu indah bila dibandingkan dengan kenyataannya. Sahabat dalam otak gue adalah orang yang akan menerima lo apa adanya, apapun keadaan lo dan apapun keputusan lo. Sahabat adalah orang yang menjaga rahasia lo, menjaga kepercayaan lo walaupun saat itu lo ga ada bersama mereka. Sahabat adalah orang yang mengerti siapa diri lo dan menarik hal terbaik dalam diri lo keluar ke permukaan. Sahabat adalah orang yang bisa dengan betah lo ajak ngobrol berjam-jam lamanya tanpa adanya rasa bosan. Sahabat adalah orang yang tidak dengan mudah menjudge tindakan lo tanpa terlebih dulu mengetahui sisi cerita lo. Sahabat adalah orang yang ketika lo down, dia adalah orang yang selalu bersedia menangkap lo. Terlalu indah ya bayangan sahabat dalam benak gue? Terlalu tidak nyata kah? Gue rasa ngga. Paling ga, lo pasti pengen kan punya orang yang sayang sama elo tanpa terikat kondisi kayak gitu?

Yeah, lets just say I just realized it now. Gue jatuh dalam kondisi dimana gue udah ga bisa berlari, dan bagian dalam hati gue yang terdalam tau dengan jelas bahwa gue ga bisa berlari ke arah mereka. Jahat mungkin gue menilai kayak gini. Gue juga mungkin ga berusaha mengkomunikasikan ini pada mereka. Gue seakan tidak mau berusaha mengejar atau menarik mereka agar mengerti. Egois? Mungkin. Tapi kemudian gue belajar banyak dari hal ini, bahwa janganlah terlalu naif melabeli seseorang yang mungkin tidak menganggap lo penting sebagai salah seorang significant others lo. Jangan semudah itu melabeli seseorang sebagai sahabat lo, hanya karena lo menghabiskan banyak waktu dengan mereka dan mengenal mereka sejak lama. Ga semua hubungan yang cocok dan menyenangkan itu harus dilabeli dengan persahabatan. I’m just done being naïve. I’ll be more careful in the future about this labelling things.

Akan ada orang yang tidak memperdulikan label ‘persahabatan’ atau mungkin tidak perlu memberi label tersebut pada orang-orang di sekelilingnya selama hal itu mutual. Tapi buat gue, ini adalah salah satu hal yang cukup penting. Tidak semua orang hidup dengan value yang lo anut. Lo harus bisa menerima keadaan orang lain yang mungkin mengambil posisi berbeda dengan diri lo. Saling menghargailah. Tapi bagi gue, label ini kemudian jd penting dan menjadi sesuatu yang berharga. Sesuatu yang gue pegang dengan kuat ketika gue terjatuh dalam lubang kehidupan.

“Friendship doesn’t need everyday togetherness. It doesn’t need daily conversation. Even time and space doesn’t matter. As long as this feeling lives in heart, real friends will never go apart”
 

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 25 September 2012 | By: Unknown

To : you


Buat semua orang yang mengenal gue mungkin akan menyetujui hal-hal yang akan gue ungkapin disini. Pada dasarnya gue adalah anak yang santai-santai aja dan cenderung ngga cari masalah dengan siapapun. Tapi jangan salah, gue akan bersikap sangat reaktif pada orang yang mengganggu eksistensi gue. Prinsip gue adalah gak akan ganggu orang lain kalo dia ga ganggu gue duluan. Tapi kalo dia ganggu gue yang jelas-jelas ga cari masalah ama dia, well just be prepare because you’re messing with the wrong girl. *senyum manis*

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 18 April 2012 | By: Unknown

Ranau Escapade (in the eye of a first time boncenger) part 1


Liburan long weekend tgl 23-25 Maret 2012 kemarin bisa dibilang menjadi salah satu liburan yang paling menarik yang pernah gue alamin. Gue diajak touring oleh salah satu teman kantor gue, mas Aulia, jadi boncenger dia. Diajaknya pun ga tanggung-tanggung, langsung ke Danau Ranau yang lumayan jauh dari Jakarta. Buat yang ga tau Danau Ranau itu dimana, ini danau terletak di perbatasan provinsi Sumatera Selatan dan Lampung Barat. Danau ini merupakan danau kedua terbesar di pulau Sumatra setelah Danau Toba di Sumatera Utara. Letak persisnya ada di  4°51′45″S 103°55′50″, sile dicek pake gugle maps (hehehe). Awalnya sih gue sangsi antara mau ikut apa ngga, tp beneran penasaran ama touring itu sendiri rasanya kayak apa. Jadi setelah memohon ijin (susye nih ijin turunnya), gue memantapkan hati untuk ikutan acara ini (gaya, padahal cuma jadi boncenger doangan). Sempet takut sih kalo-kalo gue cuma cewek sendirian dan sisanya cowok-cowok, gimana coba? Tapi bodo amatlah, akhirnya gue ikut pergi juga.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Jumat, 06 Mei 2011 | By: Unknown

Do we have Chemistry?

topik ini muncul setelah beberapa jam menghabiskan bercerita dengan salah satu teman gue mengenai cinta dan segala kisahnya.. gue mengambil kesimpulan ini sebagai inti dari segala perjalanan kisah cinta gue dan temen gue itu.. Kesimpulan yg gue ambil adalah "CHEMISTRY itu PENTING"

pada dasarnya saya dan temen saya berpendapat kalo rasa 'greget' (chemistry) terhdaap seseorang itu penting, kalo nantinya mau melanjutkan hubungan itu jadi intimate relationship.. ketika seseorang udah ada sedikit 'rasa' terhadap lawan jenis, soal suka atau tidak bukan jadi masalah lagi..

beberapa pilihan (biasanya sih cewek nih punya pikiran kayak gini) kayak
- lebih baik dicintai daripada mencintai
- cinta itu bisa dikondisikan
- dsb dsb dsb
itu adalah hal yang mungkin dan dimungkinkan untuk dapat terjadi.. (tapi ada syaratnya..)

nah terjadi perdebatan nih disini.. 
- ada yang bilang, gak bisa kalo orang tersebut emang ga suka dari awal karena gak akan ada rasa apapun yang tumbuh di kemudian hari.. = bahwa harus mencintai baru bisa melanjutkan hubungan
- di sisi lain, ada orang yang yakin bahwa cinta itu bisa dikondisikan alias ditumbuhkan dan dibentuk (gue nih salah satunya).. = bahwa dicintai tanpa terlebih dahulu mencintai orang tersebut pun bisa, karena cinta bisa ditumbuhkan

gue dan temen gue ini yakin akan pilihan kedua, yaitu cinta itu bisa dikondisikan.. TAPI dengan syarat tertentu, bahwa ada rasa "greget" (alias chemistry) yang dimiliki sejak awal terhadap orang tersebut.. tanpa rasa itu, kayaknya bakalan sangat sangat sulit sekali untuk bisa belajar mencintai orang tersebut..

sehingga muncul suatu paham baru mengenai cinta dan percintaan, yaitu:
bukan menjadi sebuah masalah pihak mana dulu yang menyukai pihak lainnya, baik terlebih dahulu dicintai atau mencintai seseorang bukanlah masalah untuk melanjutkan suatu hubungan romantis dengan lawan jenis, selama terdapat rasa 'greget' diantara keduanya sejak awal bertemu..

intinya, kalo punya chemistry sejak awal, ga suka pun bisa dibuat jadi suka.. kalo sejak awal ga dapet chemistry-nya, diusahain pun akan jadi sangat sulit buat diteruskan.. as simple as that.. hahahha.. lucu juga ya? menurut kalian gimana? betul apa ngga?


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 13 Oktober 2010 | By: Unknown

Poets of the day

merah jambu

hari ini cerah sekali
sinar mentari seakan menari-nari
seketika itu duniaku terhenti
saat kau berjalan menuju kemari

rona pipimu merah jambu
aku pun langsung diam terpaku
tawa ceriamu mengalun merdu
aku tak sanggup mengalihkan pandangku
terkejut aku saat mata kita beradu
hei cantik, si pipi merah jambu

*hasil keisengan di kelas kualitatif setelah ditantang indri buat bikin puisi pake kata merah jambu*


sial, pikiranku jadi jauh melayang 
saat dia mengatakan hal tersebut
setiap saat wajahmu terus terbayang  
mengisi hatiku yang masih berkabut

aaah, aku jadi salah tingkah di dekatmu
padahal aku tau kamu tidak begitu
dasar memang pikiranku ini
jauh mengawang tak juga henti 

*another poetry saat kelas kualitatif hari ini, hahahha*


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Selasa, 12 Oktober 2010 | By: Unknown

Farewell my beloved..


Ini malam yang sungguh kelabu bagiku
Kulihat kamu merintih dan menangis menahan sakitmu
Andai ada yang bisa kulakukan untukmu
Sekedar meringankan bebanmu itu

Namun ternyata Tuhan berkehendak lain
Malam ini kamu dipanggil untuk segera bermain di surga-Nya
Malam ini, kamu kembali ke pangkuan penciptamu
Kembali dalam kehidupan penuh sukacita

Tidur ya sayangku
Tidur yang nyenyak malam ini
Aku hanya bisa memberikan tempat ini
Biar kamu tidur di bawah langit yang berbintang

Kenangan tentangmu akan selalu hidup dalam hatiku
Kelincahanmu akan selalu kurindu
Akan selalu kuingat dirimu lewat mata anak-anakmu
Makasih udah nemenin hari-hariku
Walaupun singkat, tapi tetap ada kamu di hatiku

Tidur ya sayang
Tidur yang nyenyak beratapkan langit berbintang
Aku sayang kamu Cureng

12 okt 2010
Umur kamu cuma setahun beberapa bulan saja, tapi udah nemenin aku selama ini.. 
selamat jalan kucingku sayang

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Kamis, 07 Oktober 2010 | By: Unknown

I stop and perceive myself closely

lately, i caught myself felt guilty about many things in every aspects of my life..

banyak hal dalam hidup gue yang gue rasakan berubah.. itu membuat seluruh prioritas gue berubah.. hidup gue lagi kacau-kacaunya.. hal ini membuat persepsi gue tentang hidup gue berubah..

gue mencoba untuk menyeimbangkan semua aspek dalam hidup gue.. i tried my best to did it.. but now i know that i failed, completely.. bukannya seimbang, semuanya malah setengah-setengah untuk gue kerjain.. kacau, gila, hancur.. i'm a mess, my life now is a mess..

dan gue sekarang terperangkap dalam rasa bersalah.. gue tau harusnya gue gak berkubang dalam rasa ini, tapi.. gue bener-bener gak tau harus apa..

hhhh... sumpah gue kacau banget.. sumpah perasaan gue ga karuan.. sumpah bahkan hal ini sulit gue jelaskan dengan kata-kata..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Senin, 29 Maret 2010 | By: Unknown

Another HAPPY time with them..

hari ini, gak biasanya gue dan kawan-kawan sekosan (baca: SDDKD++) pulang dari kampus siang-siang.. udah pulangnya siang, bareng-bareng lagi.. hehehhe.. pas lagi mau pulang ke kosan lewat Balhut, menengoklah kami semua ke arah halte sepeda.. 

"yuk main sepeda dulu"

entah ajakan siapalah itu tadi, langsung deh semua mengiyakan tuh ajakan.. berbondong-bondonglah kami menuju halte sepeda dan mengeluarkan KTM.. Yovie dan Indri sih tetep aja pulang, walaupun dengan mupeng ('makanya main dong yov!').. (ket red. SDDKD++ = gue, dana, sancuy, dina, vega, n vitha, plus uwii, hehhe)

woow!! truly amazing moment with them.. a happiest one, hihi.. jalan-jalanlah kita ke arah hukum, fib, science park, balairung, mui, ampe ke stasiun ui.. menyenangkan sekaliiii.. hingga suatu ketika, pas kami lagi foto-foto si balairung, terasalah titik-titik air hujan mulai membasahi.. spontan kami langsung mengayuh sepeda untuk segera pulang.. tapinyaa, baru sampe MUI aja udah mulai gerimis dan agak deres tuh.. hahahhha.. ngayuh sepeda kenceng-kenceng, tapi sambil teriak-teriak dan ketawa-ketawa.. (bodoh deh kalo ngingetnya, hihi)


nah kalo yang kiri ini, pas lagi di balairung.. kalo yang sebelah kanan, pas lagi nunggu ujan reda di halte  sepeda deket stasiun..

menyenangkan sekaliii.... NEXT TIME lagi ya kawans buat main sepeda sambil ujan-ujanannyaaa.. hehehehe.. I TRULY LOVE THIS MOMENT!! happy happy happy mood ku jadi happy....

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Rabu, 28 Oktober 2009 | By: Unknown

Get Crazy with All of You

Once upon a time (hahahha, i totally forgot the time was), SDDKD++ had a great time together.. it's been a difficult way to throw us together and spend our time.. but then again, we've had that time gurls.. hehehhe..


(here we are, the SDDKD-ers... hehehehe.. sorry vitha, lo gak masuk dalam ni foto)

kalo gak salah sih ini pergi makan dalam rangka menggunakan voucher potongan harga dari ZOE (uupss, iklan dikit deyh gue). Dan ternyata kita dibohongin nih kawan-kawan.. Yang tadinya niatan pesen pizza, jadi gak bisa deyh pesen pizza...huhuhuhu..


Dan saat melakukan sesi pemotretan ini yah (kenapa gue sebut sesi pemotretan? gara-gara ini banyak banget fotonyaaaa.. hahahaha), gue inget banget kalo kita diketawain ma mas-mas di tempat foto apa ituh.. sialan, gak pernah liat cewek-cewek cakep lagi foto apa ya?? hahahaha...



Kalo diinget-inget lagi, jadi pengen makan ZOE lagi nih kawan-kawan.. kapan kita akan menggunakan voucher itu? keburu abis lho masa berlakunya..
Tapi kali ini, biar kita akalin deyh tuh mas-mas dan mba-mba ZOE yang curang itu.. hehehehe.. (Devil MODE : ON)

Dan setelah berjalan-jalan dan makan-makan ria, kita foto-foto di pinggir jalan.. akhirnya kita bertemu dengan MEREKA....
 
 Nana, Magabut, Mores, Ipiet, Sari
Dan foto-foto pun terus berlanjut deyh.. lengkap bener emang dasar.. hahahaha...

Kapan nih SDDKD++ mau jalan lagi? it's really a great time gurls.. i'm happy to remember it..

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO