Selasa, 26 Oktober 2010 | By: winda maharani

Another Old Poetry

aku ingin pulang, demi mendapatkan ketenangan
aku ingin pulang, dengan alasan kerinduan
aku ingin bercerita, demi mendapatkan keberanian
aku rindu pulang, agar aku mendapatkan harapan

ku pulang dengan badan letih, wajah kuyu
ku pulang dengan hati dan jiwa hancur
ku pulang berharap kau disana memperhatikan
ku pulang berharap kau ada dan memberi kasih sayang

aku butuh engkau..
aku butuh pulang..

tapi.. hatiku semakin hancur
tapi diriku seakan melebur
tapi jiwaku seakan bertabrakan dan bertempur
melihat keadaanmu yang begitu hancur

aku terdesak.. aku berteriak
aku terpojok.. jiwaku seakan ditohok
hatiku bagaikan ditonjok
aku bertahan.. walau tak kuasa melawan

aku tak tega.. tapi aku tak kuasa
aku mengangis.. mengangisi ketakberdayaan
aku bersimpuh, karena tak kuasa menahan
aku tahu ini salah.. aku tahu aku salah
seharusnya aku tidak begini..
seharusnya aku tidak begini..

terduduk dan terdiam disini
hanya bisa meratapi
tanpa bisa menjaga diri..

aku ingin menjagamu.. aku ingin melindungimu
aku ingin kau tersenyum.. aku ingin kau tertawa
aku ingin kau bahagia..

aku sungguh tak ingin ini
aku tak ingin melihatmu begini
dirimu adalah duniaku.. hidupmu adalah surgaku
aku bahkan tak bisa mengungkapkannya dengan kata
air mata, ekspresi cinta untukmu
aku ingin kau tahu.. aku ingin kau tahu

kaulah hidupku, kaulah surgaku
kaulah pelita dalam hatiku
kau kusayang, kau kucinta
dengan segenap jiwa dan raga
mama..
ade sayang sama mama..


in a moment when i felt like a loser
can do nothing for someone i really loved
just crying, and write this thing
( hope my feeling can cure ur pain, mom )

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 comments: